Manajemen Relawan

Ibu Yuli menyampaikan siklus manajemen relawan

Siklus yang harus dilalui dalam manajemen relawan adalah:

  1. Database
  2. Rekrutmen KSR dan TSR : KTA dan atribut
  3. Pelatihan : disesuaikan dengan database yang ada
  4. Mobilisasi / Tribakti
  5. Pengakuan : Pengembangan Kapasitas.

PMR nama forumnya adalah : FORPIS. Forum ini Cuma ada untuk wira. Dimasing-masing sekolah biasanya kita punya yang namanya ketua kelompok. Diantara masing-masing ketua kelompok, akan memilih siapa yang akan memilih ketua forum yang disebut Korkab (koordinator kabupaten). Korkab memiliki pertemuan periodik yang diatur oleh staf relawan untuk membuat kegiatan pembinaan PMR di sekolah. Keberadaan forum membantu staf di PMI Kabupaten merencanakan kegiatan di sekolah (sekolah sehat, sekolah siaga bencana). Seluruh korkab akan memilih korprov (koordinator provinsi). Dari 33 provinsi, akan dipilih menjadi presiden remaja (sudah : sulbar dan sulsel). Kita mengikuti regulasi yang dikeluarkan oleh federasi, agar remaja mempunyai kontribusi dalam pengambilan keputusan di palang merah. Dia tidak punya AD/ART, mereka memberi masukan. PMI Kabupaten harus punya jadual untuk pertemuan. PMI Kabupaten harus punya tempat untuk menyambut kedatangan mereka di markas.

 

Dipublikasi di CBHFA | Tag , , | Tinggalkan komentar

Peran PSD & Humas dalam pengembangan kapasitas organisasi

Mas Yudi sedang menyemangati untuk cari uang

Presentasi Mas Yudi diawali dengan pemutaran lagunya Upin dan Ipin, “Sahabat Selamanya” untuk menggambarkan bahwa citra itu dibangun dengan kerja keras. Citra sangat diperlukan untuk mencari dana. Beliau juga menjelaskan tentang bagaimana citra PMI dimata masyarakat berdasarkan survei. Beliau juga mengungkapkan mengenai bagaimana pembentukan citra dan cara meningkatkannya. “Exit Strategy” juga beliau tawarkan untuk membuat program tetap bisa berjalan. Berikut ini adalah catatannya.

Dipublikasi di CBHFA | Tag , | Tinggalkan komentar

Kerangka Kerja Logis

Mas Tri sedang menyampaikan tentang LFA

Pak Tri, dari Markas Pusat PMI, pada hari Sabtu, 19 Februari 2011, bertempat di Ruang Keruing, Hotel Luwansa, menyampaikan dasar berpikir mengenai kerangka kerja logis. Dimulai dari tujuan umum yang merupakan mimpi yang ingin dicapai dari suatu program. Dilanjutkan dengan tujuan khusus yang merupakan bentuk yang lebih membumi dari tujuan umum. Dilanjutkan dengan output yang diinginkan dari masing-masing tujuan khusus. Kemudian berbagai kegiatan yang berguna untuk mewujudkan masing-masing output. Dari kerangka berpikir ini kita diharapkan bisa mengerti cara berpikir dari program ini secara utuh.

Dipublikasi di CBHFA | Tag , , | Tinggalkan komentar

Presentasi LFA dan Detail Activities CBHFA

Irma sedang menyampaikan presentasi

Pada hari Sabtu, 19 Februari 2011, bertempat di Hotel Luwansa, para staf markas provinsi dan kabupaten menyampaikan hasil ringkasan mereka tentang Logical Framework Analysis dan Detail Activities dari Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat. Penyajian presentasi ini dibagi berdasarkan tujuan khusus yang ingin dicapai dari program ini.  Baca lebih lanjut

Dipublikasi di CBHFA | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Staf Markas PMI Kabupaten menikmati makan pagi

Dari kiri ke kanan: Sri, Ibu Nada, Irma dan Restu

Pagi ini, Sabtu, 19 Februari 2011, empat staf markas PMI Kabupaten Kapuas menikmati makan pagi dibagian luar dari Restoran Kahayan yang terletak di lantai 2 dari Hotel Luwansa, Palangka Raya. Kesempatan ini digunakan untuk sharing diantara mereka. Semoga kekompakan ini tetap terjaga selama melaksanakan tugas kemanusiaan ini. Selamat bekerja.

Dipublikasi di CBHFA | Tag , , | Tinggalkan komentar

Orientasi Kepalangmerahan

Pada hari Jum’at, 18 Februari 2011 bertempat di Hotel Luwansa, dalam rangka Start up meeting program KPPBM, Ibu Juliati menyampaikan Orientasi Kepalangmerahan bagi staf provinsi dan kabupaten yang baru direkrut dalam rangka program ini. Beliau menyampaikan sejarah Palang Merah dan Palang Merah Indonesia. Berikut ini adalah catatannya:

Dipublikasi di Sosialisasi | Tag , | Tinggalkan komentar

Bidang Kesehatan (evaluasi dan rencana)

Pada hari Jum’at, 18 Februari 2011, Ibu Lilis menyampaikan evaluasi program tahun 2010 dan rencana kerja tahun 2011 dalam bidang kesehatan. Dalam paparan ini beliau menyampaikan program “on-top” tahun 2010 dan 2011. Beliau mengharapkan dengan adanya bantuan dari Palang Merah Spanyol untuk kegiatan KPPBM, rapor PMI Provinsi Kalimantan Tengah bisa berubah menjadi hijau. Dan proyek ini akan menjadi proyek percontohan, yang kalau berhasil bisa dikembangkan ke wilayah-wilayah lain. Berikut ini adalah catatannya:

Dipublikasi di Sosialisasi | Tag , | 1 Komentar

Analisa SWOT PMI Provinsi Kalimantan Tengah

Mbak Indri menyampaikan Analisa SWOT untuk PMI Provinsi Kalimantan Tengah yang meliputi kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman yang dimilikinya. Analisa untuk mendapat masukan dari Ibu Yuli bahwa penyampaian sebaiknya disertai dengan nilai kuantitas, sehingga tergambar masalahnya. Kemudian beberapa hal yang dikatakan sebagai ancaman, mungkin sebenarnya merupakan suatu kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kinerja yang kita miliki. Berikut ini adalah catatan dari penyampaian Mbak Indri:

 

Dipublikasi di CBHFA | Tag | Tinggalkan komentar

Pendonor Darah 104 kali

Bapak Kamid

Dosen di Universitas Palangka Raya ini sudah mendonorkan darahnya sebanyak 104 kali. Beliau sudah mulai mendonorkan darahnya sejak tahun 1976 di Timor Timur saat integrasi. Saat itu yang mengambil darahnya adalah dokter tentara. Beliau sudah merasakan berbagai macam jarum yang digunakan untuk mengambil darah. Beliau mengatakan bahwa untuk mendonorkan 250 cc darah, biasanya sekitar 10 menit, untuk 350 cc dibutuhkan sekitar 12 menit atau lebih. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, penghargaan untuk pendonor yang sudah 100 kali dapat diberikan kepada beliau.

Dipublikasi di Donor Darah | Tag | Tinggalkan komentar

Kunjungan Pak Farid Husain dan Bu Linda

Ibu Linda, Bapak Farid Husain dan Bapak Nahson Taway

Pada hari Jum’at, 18 Februari 2011, Bapak Farid Husain dan Ibu Linda, dari Bidang Kesehatan berkunjung ke Palangka Raya dalam rangka Start up meeting. Beliau mengatakan bahwa diharapkan dari kegiatan ini, kita mengerti tentang pertolongan pertama, kesehatan dan pengembangan organisasi. Sehingga nanti kita bisa membuat masyarakat mengerti tentang kesehatan dan bagaimana melakukan pertolongan pertama bila mereka mengalami masalah yang ada hubungannya dengan kesehatan. Beliau mencontohkan bagaimana beliau melatih para “guide” di Makassar, para pengawas kolam renang di hotel. Masyarakat harus tahu bagaimana mengangkat pasien yang trauma. Keluarga diharapkan bisa mengenai pertolongan pertama terhadap berbagai masalah kesehatan seperti menangani luka bakar, perawatan luka, hal-hal praktis.

Program on top bidang kesehatan: distribusi kacamatan, clean and green. Di daerah bencana ada pusat komando (11 pusat krisis kesehatan regional).

Pada tahun 2011 ini akan ada pabrik kantong darah bekerja sama dengan swasta. Kantong darah ini akan ada logo perusahaan dan logo PMI. Kantong darah ini akan dibagikan secara gratis. Tahun ini Departemen Kesehatan menyediakan reagensia sebanyak empat macam kepada seluruh UTD di seluruh Indonesia. PMI akan membagikan alat yang bisa mendeteksi virus HIV ke 15 RS dengan kategori bank darah A. Tahun ini ada 150 mobil donor darah yang akan kemana-mana untuk menerima masyarakat yang ingin donor. Akan ada alat fraksionasi yang akan memisah komponen darah yang penting.

Dipublikasi di CBHFA | Tinggalkan komentar